Archive for December, 2006

Basa-basi di Ujung Tahun

Sunday, December 31st, 2006

Hari ini 31 Desember 2006 tahun Masehi alias XXXI Decembribus Anno Domini MMVI.

Sebenarnya tidak ada satu hal pun yang teramat istimewa hari ini, kecuali dalam  hitungan beberapa jam lagi kalender usang 2006 akan segera digantikan dengan kalender baru : 2007. Suatu peristiwa repetitif, yang berulang dari waktu ke waktu. Dalam hidupku sendiri hingga hari ini - sadar atau tidak - sudah 31 kali aku mengalami hal seperti ini.

Tapi bagi banyak orang di dunia ini, peristiwa ini dianggap sebagai momen penting. Berbagai event diselenggarakan untuk ini. Ada yang membuat acara-acara religius seperti mengadakan renungan, doa atau pengajian; sementara orang lain membuat acara-acara seni: pentas musik atau teater . Ada pula orang-orang yang romantis, membuat candle light dinner atau api unggun; dan tak ketinggalan, ada orang-orang tertentu yang melewatinya dengan hura-hura sampai pesta narkoba.

Penghujung tahun memang baik untuk dipakai bereflexi, sampai di mana jalan sudah lalui.  Adakah prestasi yang layak untuk diapresiasi, dan khilaf yang perlu diperbaiki. Menghapus kepahitan yang melanda sanubari dan menggugah asa untuk merenda mimpi. Karena apa yang kau semai, itulah yang kau tuai…
……………….kecuali jika ada kesempatan be-REINKARNASI *)

"Every book has the last chapter, every chapter has the last word. Only true love lasts forever"

Selamat Tahun Baru 2007

Karlsruhe, 31 Desember 2006
18.00 Central Europe Standard Time (CEST)
24.00 Waktu Indonesia bagian Barat (WIB)

__________________________________________________________________

*) REINKARNASI

Ono peneliti seko universitas.
Peneliti iku marani wong sing kulite ireng.
Moro ngandani lek wonge kudu neliti masalah iman ambek kepercayaan.
Moro peneliti iku takok neng wong sing kulite ireng masalah reinkarnasi.


Wong sing kulite ireng iku malah takok, "Opo iku reinkarnasi?"

Peneliti iku njelasno, "Lek peno wis matek, peno iso urip maneh tapi liyo ujude: koyok kirik, ulo lan sak liyane. Dadi lek ono reinkarnasi peno pengen dadi opo?"

"Hmmm…. pengen dadi taek kirik ae."

"Hah.. taek kirik !? kok iso peno iku?"

Wong ireng iku njelasno, "Lek dadi taek kirik iku uripe enak. Gak ono wong sing ngijak awake dhewe, lan lek wis 3 dino awake dhewe bakal dadi putih."

***

Ein Gedicht für Weihnachten (2)

Tuesday, December 26th, 2006

... und,

Der Nikolaus kommt  nicht. 
Aber das macht nichts.   

Sicher und durch Liebe umgeben würde ich schlafen.
Vielleicht kann ich beginnen zu träumen.

Karlsruhe, den Heiligabend 2006
Y.M.

________________________________

I would like to express my gratitude to all my KMKI-Ka friends, especially to Vincent for sharing his room during christmas eve :-)
"…
because there was no room for them in the inn." (Luke 2:7)


Dan, Selamat Natal untuk semua
Semoga selalu ada kasih yang masih dapat kita bagi

Ein Gedicht für Weihnachten (1)

Friday, December 15th, 2006

Also,
Es kommt der Heiligabend
              Den finde ich leer

Ich habe meine Frau nicht hier
     nicht meinen Sohn
       und meine Tochter

Ich habe kein Licht
             keinen Tannenbaum
             keinen Kuchen
       und keinen Glühwein

Ich habe nur mein Zimmer
          und meine Heizung

                                  Aber,
                                  Ich will in die Kirche gehen
                       dort kann ich "Stille Nacht" singen
               - auf Deutch, so natürlich

weil das allein mir eine Fröhlichkeit bringen kann

—————————
Karlsruhe, Winter 2006
   

~ akhirnya bisa juga aku bikin puisi dalam Bahasa Jerman